Siap-Siap Dompet Jebol! Bos Nothing Bocorkan Alasan Harga HP Bakal Naik Drastis Tahun Ini

Siap-Siap Dompet Jebol! Bos Nothing Bocorkan Alasan Harga HP Bakal Naik Drastis Tahun Ini (FOTO: digitaltrends)

Indogamers.com - Halo, sobat gadget! Ada kabar yang kurang enak nih buat kita yang punya rencana checkout HP baru tahun ini. Kalau biasanya kita berharap teknologi makin canggih tapi makin murah, sepertinya hukum itu lagi "libur" dulu.

Carl Pei, CEO Nothing sekaligus mantan bos OnePlus, baru saja curhat di media sosial soal kondisi industri yang lagi kacau-kacau sedap. Berikut adalah rangkuman alasan kenapa kamu harus siap bayar lebih mahal buat sebuah smartphone tahun ini:

Baca Juga: Tips Pro Granger Ala Gold Laner SRG Innocent, Auto Menang Ranked MLBB!

1. Krisis Memori Akibat "Serangan" AI

Alasan utama kenaikan harga ini bukan karena brand pengen cari untung gede, tapi karena harga komponen RAM (DRAM) dan penyimpanan (NAND) lagi terbang tinggi. Ternyata, produsen HP sekarang harus rebutan memori sama perusahaan raksasa yang lagi bangun data center AI.

2. Kenaikan Harga Komponen yang Gila-gilaan

Carl Pei ngasih fakta yang cukup bikin jantungan. Dia bilang:

"Modul memori yang setahun lalu harganya kurang dari $20 (sekitar Rp300 ribuan), bisa menembus lebih dari $100 (Rp1,5 jutaan) di akhir tahun nanti untuk model kelas atas."

Bayangkan, kenaikannya bisa sampai 5 kali lipat! Ini otomatis bikin biaya produksi HP melambung jauh.

3. Dilema Brand: Naik Harga atau Turun Spek?

Gara-gara biaya produksi bengkak, para produsen HP cuma punya dua pilihan sulit: naikin harga jual (bisa sampai 30% lebih mahal) atau nurunin spek biar harga tetap masuk akal. Sayangnya, banyak brand yang bakal milih naikin harga demi menjaga kualitas performa.

4. Era "Spek Dewa Harga Murah" Sudah Tamat?

Selama satu dekade terakhir, kita dimanjain sama HP murah yang speknya gila-gilaan. Tapi menurut Carl Pei, model bisnis "more specs for less money" alias "spek tinggi harga kaki lima" sudah nggak berkelanjutan lagi di tahun 2026. Pasar HP kelas menengah dan entry-level diprediksi bakal menyusut sampai 20% karena masalah ini.

5. Nothing Juga Nggak Bisa Menghindar

Meski Nothing dikenal sebagai brand yang punya manajemen biaya oke, mereka juga nggak kebal. Carl Pei mengonfirmasi kalau jajaran HP Nothing yang rilis awal tahun 2026 bakal mengalami kenaikan harga yang "tak terelakkan". Sebagai gantinya, mereka bakal fokus di pengalaman pengguna dan desain, bukan cuma adu angka di atas kertas.

Baca Juga: Alter Ego Jadi Tim Pertama Lolos Menuju Knockout M7, Nino dan Arfy Ungkap Kunci Kemenangan Mereka

Kesimpulannya: Tahun 2026 ini bakal jadi tahun yang berat buat pemburu HP price-to-performance. Jadi, kalau HP kamu sekarang masih lanjay buat main game atau kerja, mending dirawat baik-baik dulu ya, sebelum mutusin buat ganti!***

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI