Indogamers.com - Halo, para pemburu gadget dan pecinta estetika retro! Ingat nggak sama iPhone 5c? Itu lho, iPhone "murah" berbahan plastik warna-warni yang rilis bareng iPhone 5s tahun 2013 lalu.
Kalau dulu sempat dianggap "produk gagal" atau cuma buat mereka yang nggak mampu beli seri 5s, sekarang keadaan berbalik 180 derajat. Lewat tren di media sosial (terutama TikTok), Gen Z lagi hobi-hobinya nge-game dan foto-foto pakai HP jadul ini.
Berikut adalah 5 fakta unik kenapa iPhone 5c kembali jadi primadona:
Baca Juga: Nostalgia Master League! Castolo dan Minanda Kembali dalam Manga Terbaru KONAMI
1. Desain "Candy Bar" yang Ikonik
Berbeda dengan iPhone zaman sekarang yang materialnya kaca dan titanium dengan warna-warna "serius", iPhone 5c hadir dengan bodi polikarbonat yang cerah banget (biru, hijau, kuning, pink, putih). Bagi Gen Z, warna-warna ini terasa fresh, unik, dan punya aura "mainan" yang lucu untuk melengkapi OOTD mereka.
2. Estetika Kamera yang "Lofi"
Kalau kita sibuk ngejar sensor 48MP dan video 4K, Gen Z justru jatuh cinta sama kualitas kamera iPhone 5c yang 8MP. Hasil fotonya yang sedikit grainy, warnanya yang nggak terlalu tajam, dan efek cahaya yang alami bikin foto mereka kelihatan "vintage" tanpa perlu edit ribuan filter. Ini dianggap lebih autentik dan punya vibe awal tahun 2010-an.
3. Gerakan Anti-Smartphone Canggih (Digital Detox)
Banyak anak muda mulai merasa lelah dengan algoritma media sosial yang bikin kecanduan. Menggunakan iPhone 5c adalah cara mereka buat digital detox. Karena speknya sudah ketinggalan zaman buat aplikasi berat, HP ini cuma dipakai untuk fungsi dasar dan mendengarkan musik, mirip kayak pakai iPod Touch yang bisa telepon.
4. Viral di TikTok sebagai Aksesori Fashion
Bukan cuma soal fungsi, iPhone 5c sekarang dianggap sebagai aksesori fashion. Banyak kreator konten yang memamerkan koleksi iPhone 5c mereka di video "Get Ready With Me" (GRWM) atau konten estetika kamar. Bentuknya yang mungil dan melengkung di tangan bikin HP ini enak banget dilihat di kamera.
5. Apa Kata Ahli?
Menanggapi fenomena ini, pakar teknologi melihatnya sebagai siklus mode biasa. "Ada kerinduan akan masa-masa yang lebih sederhana, di mana teknologi terasa lebih personal dan menyenangkan, bukan sekadar alat produktivitas yang kaku," tulis pengamat dalam artikel tersebut.
Bagi mereka, iPhone 5c bukan lagi sekadar barang elektronik bekas, tapi sebuah artefak budaya yang melambangkan keceriaan era awal media sosial.
Baca Juga: Free Fire Update Terbaru "Misteri Bawah Laut", Hadirkan Fitur, Karakter, dan Hadiah Menarik
Kesimpulan:
Jadi, kalau kamu punya iPhone 5c yang masih nyala di laci meja, jangan dibuang dulu! Siapa tahu kamu bisa jadi yang paling trendy di tongkrongan karena gaya retro ini. Tertarik buat balik ke layar 4 inci lagi?***