Indogamers.com - Dunia gadget tanah air selalu ramai setiap kali ada kabar baru dari Apple apalagi jika menyangkut inovasi yang sudah lama ditunggu seperti ponsel layar lipat. Selama ini pengguna setia di Indonesia hanya bisa melihat brand lain mondar-mandir merilis ponsel lipat sementara Apple masih tetap setia dengan desain flat yang klasik. Kini sebuah bocoran terbaru memberikan titik terang mengenai keberadaan perangkat yang disebut sebagai iPhone Ultra Fold yang diprediksi bakal mengubah peta persaingan smartphone kasta tertinggi di masa depan.
Dikutip dari GSMArena (25/04), berikut adalah beberapa poin penting mengenai bocoran spesifikasi dan jadwal kehadiran ponsel lipat pertama dari Apple tersebut:
Target peluncuran perangkat ini diperkirakan jatuh pada musim gugur tahun 2026 sehingga para penggemar masih memiliki banyak waktu untuk mulai menabung dari sekarang.
Dimensi perangkat kabarnya akan dibuat sangat tipis agar tetap nyaman digenggam oleh tangan pengguna di Asia yang cenderung lebih kecil dibandingkan pengguna di wilayah barat.
Apple dikabarkan sedang bekerja keras menekan ketebalan bodi agar bisa bersaing ketat dengan brand kompetitor yang sudah lebih dulu menguasai pasar ponsel lipat.
Penggunaan nama Ultra menandakan bahwa ponsel ini akan menempati posisi paling premium dalam jajaran produk Apple dengan spesifikasi kasta tertinggi yang pernah ada.
Teknologi engsel terbaru sedang dikembangkan secara rahasia demi memastikan bekas lipatan pada layar hampir tidak terlihat sama sekali ketika perangkat dibuka.
Layar yang digunakan diprediksi akan memiliki ukuran yang sangat luas saat dibentangkan sehingga cocok untuk produktivitas maupun menikmati konten hiburan berkualitas tinggi.
Kehadiran iPhone Ultra Fold tentu akan menjadi angin segar sekaligus tantangan besar bagi para pemain lama di pasar ponsel lipat Indonesia yang kini semakin kompetitif. Meskipun jadwal rilisnya masih tergolong cukup lama para antusias teknologi sudah mulai menebak-nebak mengenai kecanggihan fitur yang akan dibawa oleh Apple. Jika mereka benar-benar mampu menghadirkan desain yang sangat tipis tanpa mengorbankan ketahanan maka ponsel ini berpotensi menjadi standar baru bagi perangkat lipat di seluruh dunia.