logo

Tragedi Prius Online: Ketika Leveling Menjadi Lebih Penting daripada Nyawa

sentarozi
Rabu 26 November 2025, 15:55 WIB
Tragedi Prius Online: Ketika Leveling Menjadi Lebih Penting daripada Nyawa(FOTO: Getty Images/iStockphoto/Sebastien Gonzalez)

Tragedi Prius Online: Ketika Leveling Menjadi Lebih Penting daripada Nyawa(FOTO: Getty Images/iStockphoto/Sebastien Gonzalez)

Indogamers.com - Bagi kita para gamers, dunia maya seringkali terasa lebih masuk akal daripada dunia nyata. Di dalam game, aturan mainnya jelas: Lakukan quest, dapatkan reward. Grinding keras, naik level. Jika salah langkah, tinggal tekan respawn.

Tapi pada tahun 2010, sepasang suami istri di Korea Selatan terjebak dalam "glitch" psikologis yang paling fatal. Mereka lupa bahwa tombol logout seharusnya membawa mereka pulang, bukan memisahkan mereka dari kemanusiaan.

Ini adalah kisah tragis tentang Sarang, bayi yang kalah bersaing dengan sekumpulan piksel.

The Ultimate Grinders

Pasangan Kim bukanlah penjahat yang lahir dari niat jahat. Mereka, seperti banyak dari kita, adalah orang-orang yang lelah dengan hard mode kehidupan nyata. Ekonomi sulit, pekerjaan nihil, dan membesarkan bayi prematur adalah tantangan tanpa panduan walkthrough.

Lalu mereka menemukan Prius Online.

Sebuah MMORPG yang menawarkan pelarian sempurna. Di sana, ada sistem Anima, seorang gadis kecil virtual mirip peri yang bisa diadopsi. Mekanismenya dirancang untuk memuaskan naluri mengasuh, beri dia makan, belikan baju, ajak bicara, dan dia akan tersenyum. Ada bar progress yang naik. Ada bunyi “Ding!” yang memuaskan setiap kali tugas selesai.

Pasangan Kim menjadi hardcore grinders. Mereka menghabiskan 12 jam sehari di warnet (PC Bang), terobsesi membesarkan Anima. Di layar monitor, mereka adalah orang tua teladan (MVP). Anima mereka tumbuh sehat, levelnya tinggi, item-nya lengkap.

Mereka kecanduan dopamin instan itu. Rasa pencapaian yang semu.

AFK dari Kenyataan

Sementara itu, di sebuah apartemen sempit yang hanya berjarak beberapa blok dari warnet, ada "pemain" lain yang sedang menunggu.

Sarang, bayi perempuan mereka yang berusia 3 bulan.

Berbeda dengan Anima yang selalu tersenyum saat diklik, Sarang menangis. Dia butuh susu, butuh pelukan, butuh diganti popoknya. Tapi bagi orang tuanya yang sudah terlalu tenggelam dalam game, tangisan Sarang di dunia nyata hanyalah gangguan suara latar.

Mereka memperlakukan Sarang seperti NPC yang bisa diabaikan. Mereka hanya pulang sebentar untuk memberinya susu botol, seringkali cuma sekali sehari, lalu meninggalkannya AFK berjam-jam sendirian di kamar gelap.

Logika mereka telah rusak. Mereka berpikir, "Sarang bisa menunggu. Tapi event di Prius Online tidak bisa menunggu."

Tidak Ada Tombol Respawn

Hingga akhirnya, batas itu terlampaui. Tubuh mungil Sarang tidak punya HP bar yang bisa regenerasi otomatis.

Suatu pagi, setelah sesi maraton di warnet yang melelahkan, pasangan Kim pulang dan menemukan Sarang sudah tidak bergerak. Bayi itu meninggal karena malnutrisi ekstrem. Dia mati kelaparan di atas kasurnya sendiri, sementara orang tuanya sibuk menyuapi makanan virtual untuk anak peri di layar komputer.

Polisi yang datang ke TKP menemukan fakta yang membuat siapa pun merinding, Orang tua ini menelantarkan bayi nyata demi merawat bayi maya. Mereka memilih simulasi yang mudah dimenangkan daripada realitas yang menuntut tanggung jawab.

Refleksi untuk Kita: The Real Main Quest

Kasus Prius Online ini adalah "Dark Lore" yang paling menyedihkan dalam sejarah gaming. Ini menjadi pengingat brutal bagi kita semua yang hobi build character.

Terkadang, saat kita terlalu asyik mengejar rank, mencari loot legendaris, atau membangun reputasi di guild, kita lupa melihat ke sekeliling. Kita lupa bahwa orang tua, pasangan, anak, atau teman kita di dunia nyata tidak punya fitur auto-save.

Game didesain untuk memberikan kita kepuasan instan yang tidak didapat di dunia nyata. Tapi ingat, sehebat apa pun character yang kita bangun, dia akan hilang saat server tutup.

Sarang mengajarkan kita satu hal dengan harga nyawanya: Kehidupan nyata adalah satu-satunya game dengan sistem permadeath. Jangan sampai kita salah memprioritaskan quest. Karena saat layar menjadi hitam dan tulisan "Game Over" muncul di kehidupan nyata, kita tidak bisa memasukkan koin untuk main lagi.

Log out lah sesekali. Lihatlah orang-orang yang kamu sayangi. Mereka adalah Main Quest yang sesungguhnya.***

Follow Berita Indogamers di Google News
Editor :
Berita Terkait
Lifestyle

Candu Kekerasan dan Batas Realitas, Bedah Fenomena Violence Entertainment dan Tragedi SMAN 72

Senin 24 November 2025, 09:30 WIB
undefined
Lifestyle

Cuma Gara-Gara Bacot di Chat, Nyawa Bisa Melayang? Stop Bawa Drama In Game ke Dunia Nyata!

Senin 24 November 2025, 09:50 WIB
undefined
Lifestyle

Bukan Cuma Tempat 'War', Game Online Kini Jadi Surga Baru Para Penjahat Siber!

Senin 24 November 2025, 10:04 WIB
undefined
Lifestyle

Game Nggak Harus Brutal! Ini Sejumlah Cara Untuk Bikin Skena Gaming Lebih 'Waras'

Senin 24 November 2025, 11:08 WIB
undefined
News Update
E-Sport12 Januari 2026, 08:00 WIB

Babak Kedua Swiss Stage, ONIC Esports Terpeleset, Alter Ego Ngamuk Lakukan Speedrun di M7 World Championship

Drama besar di Swiss Stage M7! ONIC Esports tersungkur oleh strategi Myanmar, sementara Alter Ego tampil buas bantai Black Sentence hanya dalam 12 menit. Simak rekap panasnya di sini!
Babak Kedua Swiss Stage, ONIC Esports Terpeleset, Alter Ego Ngamuk Lakukan Speedrun di M7 World Championship(FOTO: Indogamers/Rozi)
E-Sport11 Januari 2026, 22:07 WIB

Sanford Siap Tebar Aura Sang Juara di M7, Tak Gentar Status Favorit dan Ingin Uji Nyali Lawan Nino!

Sanford dari Team Liquid PH bicara blak-blakan soal mentalitas tim menghadapi M7 World Championship, ambisinya melawan Team Spirit, hingga tantangan duel individu untuk Nino.
Sanford Siap Tebar Aura Sang Juara di M7, Tak Gentar Status Favorit dan Ingin Uji Nyali Lawan Nino!(FOTO: Indogamers/Rozi)
News10 Januari 2026, 19:14 WIB

EA SPORTS Resmi Buka Voting Team of the Year! Tentukan Player Favorit Sepak Bola Kamu Untuk Menjadi Best XI

voting Team of the Year (TOTY) resmi dibuka oleh EA SPORTS, para pecinta game sepak bola dapat memilih player kesayangan mereka sebagai juara, seperti Lionel Messi, Lume Yaman dan Erland.
EA SPORTS resmi buka voting Team of the Year (FOTO: Dok.EA SOPRTS)
E-Sport10 Januari 2026, 18:22 WIB

Lutfii Akui Banyak 'Mistake, ONIC Esports Hampir Tergelincir Lawan Boosgate

ONIC Esports dipaksa main keras oleh Boosgate di M7 World Championship. Lutfii dan Sanz beberkan kesalahan awal yang membuat rotasi tim terhambat.
null (FOTO: Indogamers/Rozi)
PC10 Januari 2026, 18:04 WIB

ACER CES 2026: Kenalkan Nitro V 16 AI, Predator Headset & Mouse Gaming Terbaru

ACER perkenalkan jajaran produk gaming mulai dari laptop sampai dengan perangkat pendukung lainnya di CES 2026.
ACER Nitro V 16 AI di CES 2026 (FOTO: Dok.ACER)
News10 Januari 2026, 17:43 WIB

CES 2026: Lenovo Luncurkan Server, Solusi Hybrid AI Inferencing untuk Enterprise

Lenovo hadir di CES 2026 bantu inferensi AI jadi nyata dari transaksi toko ritel hingga diagnostik medis cepat.
Lenovo hadir di CES 2026 Lenovo bantu inferensi AI jadi nyata dari transaksi toko ritel hingga diagnostik medis cepat (FOTO: Dok.Lenovo)
PC10 Januari 2026, 17:16 WIB

ASUS Pamer Inovasi AI Canggih di CES 2026: Kenalkan Laptop AI Zenbook DUO & ProArt GoPro Edisi Terbaru

ASUS ramaikan pameran CES 2026 dengan perkenalkan laptop AI Zenbook DUO & ProArt GoPro edisi terbaru, simak keunggulannya.
ASUS ramikan CES 2026 dengan ragam produk dengan teknologi AI canggih (FOTO: DOK.ASUS)
E-Sport10 Januari 2026, 16:57 WIB

Mental Juara Berbicara! Aksi 'Culik' Kiboy Bawa ONIC Esports Comeback Dramatis Lawan Boostgate di M7

Sempat tertekan dominasi Boostgate, ONIC Esports sukses comeback di M7 World Championship! Aksi inisiasi Kiboy dan ketajaman Skylar jadi kunci kemenangan Landak Kuning.
Mental Juara Berbicara! Aksi Culik Kiboy Bawa ONIC Esports Comeback Dramatis Lawan Boostgate di M7(FOTO: Indogamers/Rozi)
Gadget10 Januari 2026, 13:42 WIB

Monster Gaming Baru! Realme Neo8 Pamer Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Badak 8.000 mAh

Bocoran Realme Neo8 mengguncang Geekbench! Ditenagai Snapdragon 8 Gen 5, layar 165Hz, dan baterai monster 8.000 mAh. Cek spesifikasi lengkap calon raja HP gaming 2026 ini di sini.
Realme Neo8 Tampil di Geekbench dengan Chipset Snapdragon 8 Gen 5 dan RAM 16GB (FOTO: gsmarena)
E-Sport10 Januari 2026, 10:23 WIB

Beda Mentalitas Dua Wakil Indonesia! Sans Membara, Nino Justru Senang Diremehkan di M7 World Championship

Wawancara eksklusif Nino (Alter Ego) dan Sans (ONIC) di Opening M7. Sanz akui persaingan makin panas, sementara Nino justru menikmati status underdog. Simak psywar dan rival pilihan mereka di sini!
Beda Mentalitas Dua Wakil Indonesia! Sans Membara, Nino Justru Senang Diremehkan di M7 World Championship(FOTO: Indogamers/Rozi)
Portal Media Game Nomor 1 di Indonesia

Indogamers sebuah situs yang didedikasikan kepada pecinta game dari semua kalangan dan latar belakang. Hadir menjadi sumber informasi terpercaya bagi seluruh gamers di Indonesia.

Perumahan Bukit Hijau Felicity Village Blok B No. 6 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Provinsi Jawa Barat 16517

+62851 8306 6952

Subscribe

Anda juga bisa mengikuti update terbaru mengenai event-event yang sedang berjalan di media sosial kami.

© Copyright 2026 IndoGamers. All rights reserved.