Indogamers.com – Meskipun telah dirilis lebih dari satu dekade lalu, Fallout 4 tetap kokoh sebagai entitas paling sukses dalam sejarah franchise pasca-apokaliptik milik Bethesda. Bos besar Bethesda Game Studios, Todd Howard, bersama jajaran veteran pengembang lainnya sepakat bahwa kesuksesan masif game ini bukan hanya karena elemen RPG-nya, melainkan berkat fitur konten yang dihasilkan oleh pemain (player-generated content).
Dalam sebuah wawancara sejarah lisan terbaru, para pengembang mengungkapkan bahwa pergeseran fokus dari sekadar narasi ke sistem crafting yang mendalam adalah titik balik bagi seri ini. Jika pada seri sebelumnya banyak barang di dunia game dianggap sebagai "sampah" yang tidak berguna, Fallout 4 mengubah segalanya menjadi bahan baku pembangunan.
Kekuatan Sistem Crafting dan Pemukiman
Lead Artist Bethesda, Istvan Pely, menjelaskan bahwa timnya secara sengaja membuat dunia Fallout 4 jauh lebih padat dibandingkan seri ketiga. Hal ini dilakukan demi mendukung sistem crafting di mana setiap benda yang ditemukan pemain bisa dimanfaatkan untuk membangun sesuatu.

Strategi ini terbukti jitu. Meskipun penggemar lama sempat mengkritik berkurangnya kedalaman elemen RPG inti, data menunjukkan bahwa fitur sandbox dan pembangunan pemukiman (settlement) justru membuat angka pemain tetap meroket.
“Di seri keempat, kami mengayunkan langkah ke arah lain, membuat dunia sepadat mungkin karena kami mencetuskan sistem crafting di mana setiap sampah yang kamu temukan bisa digunakan untuk membangun sesuatu,” ungkap Pely.
Terinspirasi dari Eksperimen "Game Jam"
Menariknya, fitur pemukiman yang kini menjadi ikonik tersebut berawal dari sesi "game jam" internal studio setelah pengerjaan DLC Hearthfire untuk Skyrim. Lead Designer Emil Pagliarulo menyebutkan bahwa eksperimen ini awalnya dilakukan untuk mencari hal baru yang menyenangkan bagi tim pengembang.

Bethesda menyadari bahwa di era kejayaan Minecraft, kebebasan ekspresi pemain adalah kunci daya tahan sebuah game. Keberhasilan sistem ini di Fallout 4 bahkan menjadi fondasi bagi fitur pembangunan kapal di Starfield. Todd Howard sendiri merasa terkesan dengan bagaimana komunitas tetap setia memainkan game ini bahkan setelah 10 tahun berlalu.
“Kamu merasa sangat beruntung. Kita membicarakannya 10 tahun kemudian. Saya pikir ini mungkin masih menjadi game Fallout yang paling banyak dimainkan saat ini, dan kamu merasa sangat diberkati karena penggemar telah menerimanya dan tetap setia,” ujar Howard.
Dominasi di Pasar dan Rilis di Switch 2
Secara finansial, Fallout 4 belum tertandingi oleh seri lain seperti Fallout 76 atau New Vegas. Dengan penjualan lebih dari 25 juta kopi hingga tahun 2020 dan puncak pemain di Steam yang terus stabil, Bethesda kini memprioritaskan perilisan Fallout 4 untuk konsol terbaru, Switch 2, yang dijadwalkan meluncur akhir bulan ini.

Kesuksesan serial TV Fallout yang sedang naik daun juga memberikan dorongan besar bagi jumlah pemain baru untuk mencicipi dunia Commonwealth. Bagi Bethesda, Fallout 4 bukan sekadar game, melainkan standar baru bagaimana sebuah RPG dapat memberikan kebebasan tanpa batas bagi para pemainnya untuk berkreasi.***



















