Indogamers.com - Panggung kejuaraan dunia Mobile Legends: Bang Bang (M7 World Championship) di Jakarta semakin memanas. Setelah melewati fase Wild Card yang penuh kejutan dan air mata, dua tim underdog, Boostgate Esports (BGT) dan Team Zone (Z1), berhasil mengamankan tiket terakhir menuju babak utama.
Keduanya siap mengguncang Swiss Stage yang akan resmi dimulai pada 10 Januari 2026 mendatang. Kehadiran mereka bukan sekadar pelengkap, melainkan peringatan keras bagi tim-tim raksasa bahwa hierarki kekuatan di scene MLBB dunia bisa runtuh kapan saja.
1. Cinderella Story: Runtuhnya Dominasi Lama
Fase Wild Card kemarin menyajikan drama "Cinderella Story" yang luar biasa. Boostgate Esports (BGT) sukses mencuri perhatian dunia setelah secara mengejutkan menumbangkan raksasa CIS, Virtus.pro, dengan skor tipis 3-2. Kemenangan ini membuktikan ketangguhan mental mereka dalam situasi genting.
Di sisi lain, Team Zone (Z1) dari Mongolia, tim termuda tanpa dukungan institusi besar, melakukan aksi reverse sweep dramatis melawan wakil China, Guangzhou Gaming. Sempat tertinggal, mereka bangkit dan membalikkan keadaan untuk lolos ke panggung utama. Kedua tim ini datang ke Jakarta bukan untuk berlibur, tapi untuk membunuh raksasa.
2. Neraka Swiss Stage Dimulai
Mulai 10 Januari, 16 tim terbaik dunia akan bertarung dalam format Swiss Stage yang dikenal brutal dan adil. Aturannya sederhana namun mematikan: amankan tiga kemenangan untuk lolos ke Knockout Stage, atau derita tiga kekalahan dan angkat koper lebih awal. Tidak ada tempat untuk kesalahan, karena setiap pertandingan menentukan nasib mereka di turnamen paling bergengsi ini.
3. Sorotan Utama: Ujian Mental ONIC Esports
Bagi penggemar di Tanah Air, sorotan utama tentu tertuju pada sang Raja Langit, ONIC Esports. Sang juara MPL ID Season 16 ini dijadwalkan akan langsung berhadapan dengan "Kuda Hitam" yang sedang berapi-api, Boostgate Esports (BGT).
Ini adalah ujian mental yang berat bagi ONIC. Di atas kertas, ONIC diunggulkan. Namun, BGT datang dengan mesin yang sudah panas dan momentum kemenangan dari Wild Card, sementara ONIC baru akan memainkan laga perdananya. Apakah Kairi dan kawan-kawan mampu meredam ledakan BGT, atau justru menjadi korban kejutan selanjutnya?
4. Misi Mustahil: Golden Road Team Liquid PH
Selain perjuangan wakil Indonesia, narasi besar lainnya yang mewarnai M7 adalah misi Team Liquid PH (TLPH) dalam mengejar Golden Road. Jika mereka berhasil juara M7, mereka akan mencetak sejarah sebagai tim pertama yang menyapu bersih semua gelar major MLBB (MPL, MSC, M-Series) dalam satu tahun kalender.
Namun, langkah awal mereka langsung dihadang oleh tembok tebal. Mereka harus menghadapi rival senegara dalam laga ell clasicco yakni Aurora Gaming. Pertarungan gengsi antar saudara ini dipastikan akan berlangsung sengit.
Penutup
Siapkan dukunganmu, Sobat Gamers! M7 World Championship di Jakarta bukan hanya soal memperebutkan piala dan hadiah miliaran rupiah, tapi soal pembuktian harga diri regional di mata dunia.
Siapakah yang akan bertahan di neraka Swiss Stage?***






















