Indogamers.com - Garena resmi mengumumkan dimulainya ajang bergengsi Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring pada 24 April 2026. Turnamen ini akan mempertemukan 18 tim terbaik dari Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Malaysia untuk memperebutkan total hadiah senilai USD 300.000 (sekitar Rp4,7 miliar) serta tiket menuju Esports World Cup (EWC) 2026.
Rangkaian turnamen akan diawali dengan babak Knockout yang berlangsung hingga 17 Mei 2026, sebelum ditutup dengan babak Grand Finals secara offline pada 30–31 Mei 2026 di Military Zone 7 Stadium, Ho Chi Minh City, Vietnam.
Format Baru Babak Knockout: Lebih Singkat, Lebih Kejam!

Berbeda dengan musim sebelumnya, babak Knockout FFWS SEA 2026 Spring hadir dengan format yang lebih padat dan kompetitif. Durasi turnamen dipangkas dari enam pekan menjadi hanya empat pekan.
Minggu 1–2 (24 April–3 Mei): Seluruh tim bertanding untuk menentukan peringkat klasemen awal.
Minggu 3 (8–10 Mei): Pekan krusial! Setiap tim yang menempati peringkat Top 2 pada klasemen harian akan otomatis mengamankan tiket ke Grand Finals. Artinya, enam tim pertama akan dipastikan lolos lebih awal.
Minggu 4 (15–17 Mei): Penentuan bagi 12 tim tersisa untuk memperebutkan enam tiket final terakhir berdasarkan peringkat klasemen akhir.
Total 12 tim terbaik akan melaju ke Vietnam. Menariknya, delapan tim terbaik dari Grand Finals akan langsung mengamankan tiket ke Esports World Cup 2026, menyusul EVOS Divine yang sudah memegang tiket sebagai juara bertahan EWC.
Hasil Pembagian Grup: Tantangan Berat Tim Indonesia

Indonesia mengirimkan lima wakil terbaiknya: Bigetron by Vitality, RRQ Kazu, EVOS Divine, ONIC, dan Shadow Esports. Berdasarkan hasil Knockout Draw, tim Indonesia tersebar dalam persaingan yang sangat ketat:
Grup A: Bigetron by Vitality harus menghadapi tantangan raksasa Thailand, Buriram United Esports, yang merupakan juara FFWS Global Finals 2025.
Grup B: RRQ Kazu akan diuji oleh gaya permainan agresif dari P Esports (Vietnam) dan All Gamers Global (Thailand).
Grup C (Grup Neraka): Tiga tim Indonesia, EVOS Divine, ONIC, dan Shadow Esports, berada dalam satu grup yang sama bersama Team Falcons (Thailand), sang juara bertahan FFWS SEA musim lalu.
Kolaborasi dengan Red Bull
Untuk tahun kedua berturut-turut, Free Fire kembali menggandeng Red Bull Energy Drink sebagai official partner. Kolaborasi ini memperkuat komitmen kedua belah pihak dalam mendukung pertumbuhan ekosistem esports Free Fire yang kian masif di kawasan Asia Tenggara.

Dengan format baru yang lebih cepat, setiap pertandingan di babak Knockout akan sangat menentukan. Tim Indonesia harus tancap gas sejak hari pertama jika tidak ingin kehilangan momentum menuju Vietnam dan Riyadh (EWC).
Gimana menurut kamu, apakah tiga tim Indonesia di Grup C bakal bisa saling bahu-membahu untuk menumbangkan Team Falcons?***