logo

5 Game Mobile yang Memberi Dampak Negatif Anak, dari Verbal Abuse sampai Kekerasan Seksual

Maverikf14
Sabtu 12 April 2025, 13:20 WIB
Potret ilustrasi anak bermain mobile game. (FOTO: unsplash.com/@thisisgeipenko)

Potret ilustrasi anak bermain mobile game. (FOTO: unsplash.com/@thisisgeipenko)

Indogamers.com-Sejumlah game online disebut memberikan dampak negatif bagi anak. Terutama usia SD hingga SMP, yang masih dalam pencarian identitas diri.

KPAI mencatat bahwa lebih dari 60 persen pengaduan terkait anak dan internet berhubungan dengan dampak buruk game online.

Dampak paling umum: perubahan perilaku, kecanduan, penurunan prestasi akademik, hingga kekerasan verbal dan fisik.

Baca Juga: Indonesia Darurat Kata Kasar Imbas dari Game, Ini Langkah Penting yang Bisa Dilakukan Pemerintah Mengatasinya

Game Online yang Sering Dikaitkan dengan Dampak Negatif

Dan berikut adalah deretan game yang sering dikaitkan dengan dampak negatifnya:

1. Mobile Legends: Bang Bang (MLBB)

  • Dampak: Sering terjadi verbal abuse (kata-kata kasar, toxic), terutama saat bermain ranked match.

  • Kandungan adiktif: sistem kompetitif, skin premium, push rank.

  • Efek: meningkatkan stres, membuat anak mudah tersulut emosi, dan meniru kata-kata kasar dari rekan setim.

2. Free Fire

  • Dampak: Tembak-tembakan intens, penggunaan senjata, interaksi bebas.

  • Efek: Anak bisa meniru gaya agresif, berpikir kekerasan adalah cara menyelesaikan masalah.

  • Kata-kata toxic juga umum muncul, terutama dari channel live streaming atau komunitas.

3. PUBG Mobile

  • Dampak: Realisme tinggi dalam adegan perang dan penggunaan senjata.

  • Efek: Anak menjadi kurang peka terhadap kekerasan, serta cenderung imitatif terhadap tindakan-tindakan ekstrem.

4. GTA V (via Mod atau PC)

  • Dampak: Kekerasan ekstrem, pencurian, perkelahian, hingga konten seksual.

  • Efek: Anak bisa menormalisasi pelanggaran hukum dan pergaulan bebas jika tidak diawasi.

5. Call of Duty Mobile

  • Dampak: Permainan tembak-tembakan yang cepat dan intens.

  • Efek: Mirip PUBG, dapat menurunkan empati dan meningkatkan sikap agresif jika dimainkan terus-menerus tanpa kontrol.

Game yang melibatkan persaingan dan kekerasan tinggi merangsang adrenalin dan dopamin, yang membuat anak cepat kecanduan.

Verbal abuse ditiru dari toxic player yang jadi panutan, baik di dalam game maupun lewat influencer gaming di YouTube/TikTok.

Baca Juga: 3 Perilaku Negatif Anak yang Disebabkan oleh Game

Anak yang tidak memiliki kontrol emosi atau pengawasan orang tua bisa terjebak dalam siklus "main-marah-main lagi".

Agar anak tidak demikian peran orangtua penting dalam hal pengawasan. Orang tua perlu mengawasi waktu bermain game anak (maksimal 1–2 jam per hari).

Melibatkan anak dalam diskusi tentang etika digital dan pergaulan di dunia maya. Mengarahkan ke game edukatif atau multiplayer positif seperti Minecraft, Roblox edukatif, atau game coding.

Peran pemerintah juga penting di sini. Di mana pemerintah perlu menyosialisasikan literasi digital dan risiko cyberbullying. Memperkuat pengawasan terhadap konten game dan live streaming.(*)

Follow Berita Indogamers di Google News
Editor :
Berita Terkait
Lifestyle

Studi Mengungkap 56 Persen Anak Usia 10-16 Tahun jadi Korban atau Pelaku Kekerasan Verbal dari Bermain Mobile Legends

Rabu 09 April 2025, 08:30 WIB
undefined
Lifestyle

3 Perilaku Negatif Anak yang Disebabkan oleh Game

Selasa 08 April 2025, 09:04 WIB
undefined
Lifestyle

4 Jenis Game yang Berpotensi Memberikan Dampak Negatif bagi Anak

Selasa 08 April 2025, 10:03 WIB
undefined
Lifestyle

Ngelus Dada Kini Dianggap Biasa, Ini 6 Daftar Kata Kasar Populer dari Game Mobile Legends

Selasa 08 April 2025, 13:05 WIB
undefined
Lifestyle

Indonesia Darurat Kata Kasar Imbas dari Game, Ini Langkah Penting yang Bisa Dilakukan Pemerintah Mengatasinya

Kamis 10 April 2025, 09:56 WIB
undefined
News Update
Mobile02 Juni 2026, 11:22 WIB

Polisi Ungkap Motif Paman Bunuh Balita Akibat Kesal Diganggu Saat Main Game Online

Polisi menetapkan SG (18) sebagai tersangka pembunuhan balita di Bekasi. Pelaku mengaku kesal karena terganggu saat bermain game Mobile Legends.
Penampakan rumah kontrakan MAJ (2) balita yang tewas bersimbah darah di rumah kontrakan di kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Kamis (28/5/2026). A diduga dibunuh oleh pamannya sendiri SG (18)(FOTO: Kompas.com)
Mobile02 Juni 2026, 11:05 WIB

Bocoran Update Mobile Legends Juni 2026: Hero Baru & Skin!

Simak bocoran lengkap update Mobile Legends Juni 2026! Mulai dari perilisan hero baru Hirara, skin Starlight Harith, hingga kembalinya event kolaborasi Sanrio.
Bocoran Update Mobile Legends Juni 2026: Hero Baru & Skin!(FOTO: MOONTON)
Mobile02 Juni 2026, 10:48 WIB

Konami Dikabarkan Incar Ronaldo dan Henry untuk eFootball 2026

Konami dikabarkan tengah melakukan negosiasi dengan legenda sepak bola Ronaldo Nazário dan Thierry Henry untuk hadir di eFootball 2026 jelang World Cup.
Konami Dikabarkan Incar Ronaldo dan Henry untuk eFootball 2026(FOTO: KONAMI)
PC02 Juni 2026, 10:22 WIB

StarCraft 2 Dapat Update Mengejutkan, Meta Game Berubah Total

Blizzard merilis update 5.0.16 untuk StarCraft 2 di PTR dengan perombakan ekonomi dan unit yang mengubah meta game secara drastis. Simak detailnya.
StarCraft 2 Dapat Update Mengejutkan, Meta Game Berubah Total(FOTO: Blizzard)
Console02 Juni 2026, 10:15 WIB

Veteran BioWare Usulkan Product Placement Gantikan Microtransactions di Game

Veteran BioWare, Mark Darrah, mengusulkan penggunaan product placement sebagai alternatif pendanaan game untuk mengurangi ketergantungan pada microtransactions yang merugikan pengalaman bermain.
Veteran BioWare Usulkan Product Placement Gantikan Microtransactions di Game(FOTO: Nintendo)
Console02 Juni 2026, 10:02 WIB

Resident Evil di Jepang? Produser Beri Sinyal Positif

Produser Resident Evil, Masato Kumazawa, mengungkap kemungkinan setting Jepang untuk seri Resident Evil di masa depan demi menjaga inovasi.
Resident Evil di Jepang? Produser Beri Sinyal Positif(FOTO: Capcom)
Console30 Mei 2026, 14:58 WIB

Kolaborasi Epik! Frieren Siap 'Cosplay' Jadi Lukisan Klasik Girl with a Pearl Earring Musim Panas Ini

Kejutan buat fans anime! Frieren: Beyond Journey's End bakal berkolaborasi dengan pameran seni legendaris Johannes Vermeer di Jepang. Intip detail menariknya di sini!
Kolaborasi Epik! Frieren Siap Cosplay Jadi Lukisan Klasik Girl with a Pearl Earring Musim Panas Ini (FOTO: gamerant)
Console30 Mei 2026, 14:58 WIB

Gak Cuma Palworld! Roco Kingdom: World, Game Open-World Baru Mirip Pokémon Buatan Tencent Resmi Meluncur!

Bosan dengan Pokémon yang itu-itu saja? Tencent baru saja merilis Roco Kingdom: World, game open-world tangkap monster super luas tanpa sistem gacha! Yuk, intip fakta menariknya di sini.
Gak Cuma Palworld! Roco Kingdom: World, Game Open-World Baru Mirip Pokémon Buatan Tencent Resmi Meluncur! (FOTO: gamerant)
Guides30 Mei 2026, 12:57 WIB

Tips Gaming, Tetap Kepala Dingin Saat Bertemu Tim Toxic

Sering kesal karena tim toxic? Simak 4 tips jitu menjaga kepala tetap dingin agar performa gaming stabil dan terhindar dari lose streak!
Tips Gaming, Tetap Kepala Dingin Saat Bertemu Tim Toxic(FOTO: freepik.com)
Guides30 Mei 2026, 11:48 WIB

Cara Mengatasi Stres Gaming agar Hobi Tetap Menyenangkan

Sering kesal saat main game? Mungkin kamu mengalami Gaming Burnout! Simak cara mengenali gejalanya dan tips ampuh untuk "isi ulang" energi mentalmu.
Cara Mengatasi Stres Gaming agar Hobi Tetap Menyenangkan(FOTO: freepik.com)
Portal Media Game Nomor 1 di Indonesia

Indogamers sebuah situs yang didedikasikan kepada pecinta game dari semua kalangan dan latar belakang. Hadir menjadi sumber informasi terpercaya bagi seluruh gamers di Indonesia.

Perumahan Bukit Hijau Felicity Village Blok B No. 6 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Provinsi Jawa Barat 16517

+62851 8306 6952

Subscribe

Anda juga bisa mengikuti update terbaru mengenai event-event yang sedang berjalan di media sosial kami.

© Copyright 2026 IndoGamers. All rights reserved.