Indogamers.com - Halo, para pejuang Land of Dawn! Panggung M7 World Championship sudah mulai memanas, dan salah satu tim yang paling disorot tentu saja sang raksasa Filipina, Team Liquid PH (TLPH). Di tengah ekspektasi tinggi dari fans di seluruh dunia, Sanford, sang EXP Lanenya, justru tampil dengan kepercayaan diri yang meluap. Bukannya merasa terbebani, ia justru siap melepaskan "aura" sang juara untuk mengintimidasi lawan-lawannya!

Menjadi kandidat kuat juara dunia seringkali menjadi pedang bermata dua, namun bagi Sanford, hal tersebut bukanlah masalah besar. Saat ditanya mengenai tekanan yang menyertai status TLPH di M7, ia menjawab dengan santai, "Saya rasa kami tidak merasakan tekanan apa pun karena kami sudah terbiasa dengan tekanan semacam ini," ujarnya dengan penuh keyakinan.
Alih-alih merasa terbebani, Sanford mengungkapkan bahwa timnya memiliki cara unik untuk mengolah ekspektasi publik menjadi kekuatan di dalam game. "Kami menggunakan tekanan tersebut sebagai motivasi dan juga, kami menggunakannya untuk membuat lawan merasakan 'aura' kami," jelas sang EXP Laner tersebut mengenai cara TLPH menjatuhkan mental lawan sebelum bertanding.
Dalam hal pemilihan lawan, Sanford menunjuk satu nama tim yang sangat ingin ia hadapi di panggung M7, yaitu Team Spirit. Alasan utamanya adalah karena kerinduan akan kompetisi melawan tim tersebut sejak pertemuan terakhir mereka. "Mereka seperti tim baru yang akan kami hadapi, dan sudah cukup lama sejak terakhir kali saya menghadapi mereka. Saya ingat itu terjadi di MSC 2024," kenangnya.

Selain persaingan antar tim, Sanford juga menyoroti rivalitas personal di jalur lane. Ia secara spesifik menyebut nama Nino dan Lutpiii sebagai pemain yang sangat ingin ia hadapi. Ketertarikannya ini didasari oleh keinginan untuk membuktikan siapa yang terbaik di panggung internasional.
Alasan Sanford begitu bersemangat menghadapi Nino ternyata dipicu oleh pernyataan sang rival sebelumnya. Sanford tidak ingin terlihat menghindari persaingan dan siap memberikan jawaban di dalam arena. "Karena dia (Nino) pernah bilang ingin bertemu dengan saya, jadi saya juga ingin bertemu dengannya. Saya tidak ingin mundur begitu saja, saya hanya ingin mengujinya," tegas Sanford.
Secara keseluruhan, Sanford melihat M7 bukan hanya sebagai tempat untuk meraih trofi, tetapi juga ajang untuk menguji batas kemampuannya melawan pemain-pemain terbaik dunia. Sikapnya yang tidak ingin "mundur begitu saja" menjadi sinyal bahaya bagi siapa pun yang akan berhadapan dengannya di EXP Lane.
Sanford telah mengirimkan pesan yang jelas: Team Liquid PH tidak datang untuk bertahan, melainkan untuk mendominasi dengan "aura" mereka. Duel antara Sanford dan Nino dipastikan akan menjadi salah satu matchup paling dinantikan di M7 tahun ini.
Menurut kalian, mampukah Sanford membuktikan kata-katanya dan membungkam Nino? Tuliskan pendapat kalian di kolom komentar dan pantau terus berita terbaru M7 hanya di Indogamers!***





















